Kutulis, dengan segenap jiwa..
.
Saat rekanita terpilih, betapa bangganya mereka..
Saat itu aku berfikir, kapan aku seperti mereka..
Saat rekanita terpilih, betapa bangganya mereka..
Saat itu aku berfikir, kapan aku seperti mereka..
.
.
Saat rekanita ditinggalkan, betapa sakitnya mereka..
Saat itu aku berfikir, aku tak mau seperti mereka..
Saat rekanita ditinggalkan, betapa sakitnya mereka..
Saat itu aku berfikir, aku tak mau seperti mereka..
.
.
Saat aku terpilih, kurasakan, betapa sulitnya menjaga hati itu..
Terlalu banyak badai dan ombak karena yang ia kenakan..
Saat itu aku berharap, aku ingin bebas..
Saat aku terpilih, kurasakan, betapa sulitnya menjaga hati itu..
Terlalu banyak badai dan ombak karena yang ia kenakan..
Saat itu aku berharap, aku ingin bebas..
.
.
Saat aku ditinggalkan, baru ku merasakan, betapa nyamannya tanpa status "rekanita", tanpa harus menjaga yang ia kenakan..
Saat aku ditinggalkan, baru ku merasakan, betapa nyamannya tanpa status "rekanita", tanpa harus menjaga yang ia kenakan..
.
.
Karena aku tak butuh yang ia kenakan..
Aku hanya butuh yang ia rasakan..
Karena aku tak butuh yang ia kenakan..
Aku hanya butuh yang ia rasakan..
.
.
Sungguh, aku tak butuh senyummu, untuk menunjukkan, aku tak pantas untukmu..
Terima kasih untuk semuanya selama ini
Sungguh, aku tak butuh senyummu, untuk menunjukkan, aku tak pantas untukmu..
Terima kasih untuk semuanya selama ini

No comments:
Post a Comment